Ilmu Terlarang Chandra Ekajaya Dalam Proses Pengolahan Jamu

Jamu Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya Jamu atau yang dikenal sebagi ramuan tradisional tak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan menjaga stamina saja. Ternyata ramuan tradisional ini juga kaya akan manfaat dan bahkan manfaatnya bisa lebih ampuh daripada obat kimaia yang dihasilkan oleh para ahli kimia dan perusahaan farmasi yang ada.

Obat-obat herbal yang bernama jamu ini memang banyak sekali jenis dan macamnya di negeri ini, bahkan dalam tiap ramuannya mengandung banyak sekali bahan-bahan alami yang memberikan efek samping secara besar. Sebagian besar orang lebih memilih jamu ini karena menang selain manfaat yang besar resiko untuk efek samping juga kecil. Chandra Ekajaya yang merupakan salah satu pewaris budaya dalam hal meramu obat tradisional ini juga mengatakan bahwa sebenarnya ramuan tradisional ini tidak begitu memberikan efek negatif yang besar. Dari ramuan herbal ini paling efek negatif yang paling bahaya hanyalah pusing dan mencret karena memang sama sekali tak mengandung bahan kimia di dalamnya.

Pengolahan Jamu Chandra Ekajaya

Selama ini Chandra Ekajaya memproduksi ramuan herbal ini dibantu oleh tiga pegawainya yang juga ikut mengemasi hasil ramuan Chandra Ekajaya ini. dalam proses pengemasannya ia biasanya membuat jamu dalam bentuk bubuk dan juga ada juga yang berbentuk daun-daunan kering yang diseduh dalam pembuatannya.

Ada sebuah ilmu terlarang sebenarnya dalam hal pembuatan ramuan ini. Salah satu ilmu terlarang yang diwariskan kepada Chandra Ekajaya adalah ilmu meramu jamu untuk menggugurkan kandungan. Ilmu ini diwariskan melalui nenek dan juga ibunya. Sebuah pesan turun temurun yang sampai kepada Chandra Ekajaya ialah jangan memberikan jamu ini ke sembarang orang karena dapat merusak budaya yang ada.

Alasan ini sangatlah masuk akal menurut Chandra Ekajaya, walaupun ini hanyalah jamu akan tetapi apabila jatuh ditangan orang yang salah maka akan menjadi sebuah malapetaka. Dengan adanya ramuan ini maka ia hanya memberikan kepada para pasangan yang sudah resmi menikah dan terjadi kecelakaan ketika berhubungan badan atau kehamilan yang tidak disengaja. Untuk melayani masalah ini saja Chandra Ekajaya hanya mau memberi kepada wanita yang baru mengalami usia kehamilan muda yaitu dibawah satu bulan karena pada usia itu nyawa masih belum ditiupkan ke dalam janin.