Chandra Ekajaya Bisnis Penggemukan Sapi

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya dua minggu yang lalu dikunjungi oleh menteri kesehatan dari negeri jiran, Malaysia. Maksud dan tujuan kedatangan tamu dari negeri seberang tersebut ialah untuk melihat secara langsung perusahaan penggemukan sapi miliknya. Bagi mereka, teknologi penggemukan sapi merupakan teknologi yang lebih natural tetapi mutakhir.

Sebab, bila harus memilih antara pengubahan struktur DNA atau penggemukan ala Indonesia, maka mereka lebih memilih cara penggemukan. Secara biaya dan kesehatan itu lebih murah dan tidak mempunyai efek samping bagi sapi. Saat kunjungan itu, menteri kesehatan Malaysia mendapatkan pengetahuan dan penjelasan dari Manajer Pusat Cowyu, nama perusahaan penggemukan sapi Chandra Ekajaya tersebut.

Dok.Chandra Ekajaya

Kunjungan tersebut dilatar belakangi oleh kerja sama antara negeri jiran dengan perusahaan Cowyu. Nantinya kerja sama itu akan dibawa lebih spesifik ke sektor peternakan, khususnya sapi. Sehingga nantinya dapat menghasilkan produksi daging merah yang lebih banyak dan berkualitas. Pemilik perusahaan ini pun sangat senang karena mendapat kunjungan secara langsung, sehingga rekanan dan klien dapat membuktikan sendiri kualitas yang dihasilkan.

Industri peternakan di Indonesia sudah disesuaikan dengan konsep adat, yaitu menggunakan pranata mangsa. Sehingga tidak akan berbenturan dengan astronomi, alam, dan budaya Indonesia. Manajer pusat pun berharap semoga nantinya kerja sama ini akan ditindaklanjuti dengan pengembangan infrastruktur di kedua negara.

Kedaulatan pangan adalah visi dan misi perusahaan ini. Sebab sesuai dengan jangka dari para leluhur Nuswantara, dunia akan mengalami krisis pangan yang dahsyat. Karena itu Indonesia sebagai zamrud khatulistiwa akan menjadi mercusuar dunia, terutama di bidang pangan. Karena hanya bangsa dan negara inilah yang mampu menghidupi dunia dengan padi, beras, sayur mayur, lauk pauk, dan segala macam makanannya.

Chandra Ekajaya Jadi Duta SKK Migas

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya merupakana salah satu karyawan di SKK Migas. Dirinya masuk sebagai karyawan SKK Migas pada akhir tahun 2014. Awal masuk di SKK Migas dirinya merupakan rekomendasi dari paguyuban pertamini Indonesia. Sebelumnya Chandra Ekajaya menjabat sebagai staff ahli paguyuban pertamini Indonesia. Berkat prestasi selama menjabat sebagai staff ahli di paguyuban pertamini Indonesia di rekmondasikan sebagai kasir di SKK Migas.

Baru menjabat 3 tahun belakangan ini, Chandra Ekajaya sudah mendapat berbagai macma penghargaan sebagai karyawan. mulai dari karyawan teladan bulanan hingga saat ini di daulat sebagai salah satu Duta SKK Migas.

Dok.Chandra Ekajaya

Pemilihan Duta SKK Migas dilakukan melalui seleksi yang ketat dan sudah dilakukan pemantauan terhadap kinerja karyawan selama 6 bulan. Chandra Ekajaya sendiri merupakan karyawan teladan jadi tak hayal banyak orang yang sudah meprediksikan bahwa Chandra Ekajaya akan terpilih menjadi Duta SKK Migas.

Chandra Ekajaya di daulat sebagai Duta SKK Migas periode tahun 2017. Pelantikan secara resmi sudah dilakukan pada awal bulan januari di Bandung jawa Barat yang disaksikan secara langsung oleh kepala SKK Migas setelah melakukan seleksi yang ketat dan panjang.

Dok.Chandra Ekajaya

“saya tidak menyangka bisa menjadi duta di SKK Migas, ini adalah apresiasi dan juga tanggung jawab besar buat saya” Ujar Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya sebagai duta memilki misi untuk berperan aktif menjaga hubungan baik dengan masyarakat, rekanan bisnis dan juga pemerintah.  Dengan dipilihnya Chandra Ekajaya sebagai Duta SKK Migas, diharapkan nantinya Chandra Ekajaya mampu semakin meningkatkan kinerja dan citra public SKK Migas lebih baik lagi dan ikut aktif dalam berbagai kegiatan yang sekiranya memang bertujuan untuk kebaikan SKK Migas dan juga Negara Indonesia kedepanya.