Laron Serangga Mungil Yang Kaya Protein

Peyek Laron

Laron merupakan hewan kecil bersayap yang senang dengan cahaya lampu ini pasti sudah tak asing lagi bagi semua orang. Tiap musim penghujan tiba serangga kecil satu ini pasti banyak muncul dan kadang membuat sebuah fenomena unik yang menyebabkan sayap lebutnya berserakan di tanah setelah matahari muncul tinggi ke permukaan. Tak banyak yang tahu ternyata serangga kecil satu ini bisa diolah menjadi sebuah camilan yang enak dan beberapa daerah di Negara ini juga sduah menerapkan itu sejak zaman dahulu.

Di Yogyakarta misalnya, laron menjadi santapan yang lezat dan bergizi tinggi karena kandungan proteinnya tinggi. Laron ini bisa dimasak menjadi berbagai macam olahan makanan, seperti telur dadar yang dicampur dengan laron, rempeyek laron. Laron pun bisa dinikmati hanya dengan digoreng biasa. Ada pula orang yang membikin laron menjadi botok laron. Dimana bahan untuk membikin botok itu cukup sederhana dan mudah didapatkan di pasar-pasar atau di warung-warung.

Botok Laron

Dian Mandasari yang merupakan seorang wanita berparas manis ini merupakan salah seorang yang bisa dikatakan sukses di usia muda nya dengan berbisnis camilan unik dan juga menggelitik ini. Dian yang sekarang berdomisili di Malang, Jawa Timur ini membuat sebuah bisnis kuliner unik dengan bahan baku laron sebagai bahan utamanya. Dian memproduksi peyek dan juga botoklaron yang merupakan makanan yang berasal dari tanah kelahirannya Yogyakarta.

Untuk membuat botok cukup dengan campuran gula merah yang sudah disisir, garam, kelapa muda yang sudah di parut, cabai merah, bawang merah, bawang putih dan kencur, bisa juga ditambah dengan petai jika suka. Bumbu tersebut dicampur dengan larontadi kemudian dibungkus lalu di kukus hingga matang. Botok ini akan menjadi lauk yang nikmat.

Ide nya membuat botoklaron ini karena memang jiwa usahanya yang selalu bergejolak sejak ia kuliah dulu. Suaminya yang merupakan seorang pegawai koperasi yang ternama di Malang milik pengusaha Chandra Ekajaya ini mendukung secara penuh usaha yang dirintis Dian ini. Dian merasa jenuh ketika harus berdiam diri di dalam rumah mengurus rumah saja.

Saat ini ia menjalankan bisnis olahan laronnya ini di rumah dengan dibantu oleh suaminya yang merupakan tangan kanan Chandra Ekajaya ini. Selain itu ia juga memasarkan hasil olahannya ini lewat beberapa media sosial yang membuatnya populer di Malang karena kuliner unik yang masuk kategori ekstrim ini.