Chandra Ekajaya Kaji Perpindahan Ibukota

Chandra Ekajaya Kaji Perpindahan Ibukota

Pengusaha Chandra Ekajaya selaku pelaku usaha masih mengkaji rencana pemerintah yang akan melakukan pemindahan Ibu Kota Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan. Apalagi, pemindahan Ibu Kota ke luar Jawa butuh anggaran besar dan kesiapan infrastruktur. Selain dirinya, ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan bahwa pemerintah harus mempertimbangkan dengan matang rencana pemindahan ibu kota ke luar Jawa. Apalagi, pemindahan ibu kota tidak bisa dilakukan dengan mudah. Menurut Hariyadi, butuh kesiapan yang matang untuk memindahkan ibu kota. Rencana tersebut juga bakal menguras kantong negara untuk membangun infrastruktur pendukung ibu kota. Hal ini perlu dipikirkan lagi, karena biayanya terlalu mahal, tidak efektif memindahkan ke sana karena sudah terlanjur semua infrastruktur pendukung ada di sini. Menurut Hariyadi, pemindahan Ibu kota belum tepat terlaksana dalam waktu dekat. Masalahnya, implementasi tersebut harus didukung penumbuhan ekonomi yang tinggi. Menurutnya, selama ekonomi Indonesia belum terlalu bagus, beratlah untuk pindah karena pertumbuhan ekonomi paling menentukan.

Chandra Ekajaya Kaji Perpindahan Ibukota 2

Berbeda dengan Hariyadi, pengusaha Chandra Ekajaya mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan jika Indonesia dapat memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Palangkaraya dalam jangka panjang. Namun, kata dia, semuanya ada hitungan. Idenya memang bagus, jadi pasti persiapan dan perencanaannya sudah matang. Hariyadi mengakui, pemisahan pusat pemerintahan dan ekonomi bukan hal yang aneh. Bahkan di beberapa negara sudah menerapkannya. Misalnya, Amerika Serikat (AS) menetapkan pusat perekonomian di kota New York, sedangkan kota pemerintahan ada di Washington DC. Sementara Myanmar menempatkan Naypyidaw sebagai ibu kota dan Yangon sebagai pusat ekonomi. Maka sangat mungkin kalau suatu saat Indonesia sudah jadi negara maju bisa memindahkan ibukotanya. Tapi pemindahan ibu kota tidak dalam waktu dekat. Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang menilai bahwa pemindahan ibu kota tidak akan berdampak signifikan bagi kegiatan ekonomi dan bisnis di Jakarta. Sebab, selama ini Jakarta sudah dikenal sebagai pusat dari kegiatan bisnis dan jasa di Indonesia. Maka dari itu Chandra Ekajaya memberikan apresiasi dan dukungan yang positif kepada pemerintah Indonesia.