Mama Jangan Gitu Dong (Bagian 1)

Namaku Chandra Ekajaya, aku adalah seorang pengusaha yang sukses. Banyak orang yang memanggilku pengusaha muda. Orang-orang sering menyanjungku karena melihat diriku yang sekarang, yaitu sebagai seorang pengusaha muda yang sukses. Banyak masyarakat yang aku bantu karena aku ingin diperhatikan. Sebab, mereka tidak tahu bahwa masa kecilku sangatlah menyedihkan. Kejadian ini bermula saat aku masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Pada waktu itu aku bersekolah di sekitaran ibu kota. Statusku sebagai anak pindahan yang berasal dari Malang, Jawa Timur kerap mendapat cemoohan. Tetapi dari beberapa teman sekelasnya ada tiga orang yang mau jadi temannya, bukan karena tulus, tetapi karena aku mempunyai uang yang berlebih bila dibandingkan teman-teman sekelas. Mereka adalah Yohanes, Rahmad, dan Udin. Sebenarnya aku tidak terlalu suka dengan mereka bertiga, tetapi karena saat ini hanya mereka bertiga yang mau berteman denganku, maka aku pun pergi bersama mereka. Sering kali mereka memaksaku untuk mengundang mereka ke rumahku.

Mama Jangan Gitu Dong (Bagian 1) 2

Aku yang saat ini menjadi pengusaha pernah mengalami masa lalu yang suram. Saat ketiga temanku memaksaku untuk mengundang mereka, di sinilah awal mula kesuraman itu dimulai. Dunia hitam, setan, dan iblis seakan mengutuk diriku. Pada titik inilah mereka bertemu dengan mamaku. Perlu kalian tahu, mamaku masih berusia sangat muda. Menurut cerita dari kakek dan nenek, mama memang menikah dengan papa saat usianya masih muda. Maka wajar saja jika ia masih cantik dan seksi. Jujur saja, aku, Chandra Ekajaya, jika tidak menjadi anaknya, pasti akan terpesona dan terangsang bila melihat mamaku. Tubuhnya sangat bagus, mulus, dan halus. Kulitnya putih dan sangat cantik. Berbeda sekali denganku, pengusaha Chandra Ekajaya. Menurut orang-orang aku lebih mirip dengan papa. Mamaku kulitnya masih kencang, badannya tinggi, payudara dan pantatnya sungguh membuat para lelaki mabuk kepayang. Apalagi kalau berada di rumah ia selalu mengenakan pakaian yang ketat dan mini. Aku tidak terima jika ketiga teman sekolahku yang dekil ini melihat mamaku memakai baju seksi yang super ketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *