Program Yuk Nabung Saham

dok.chandraekajaya

Selamat pagi. Tanpa terasa, sudah lebih dari setahun kJ ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar program Yuk Nabung Saham. Dimulai sekitar September 2015, program Yuk Nabung Saham ini berjalan se-cam resmi setelah diluncurkan oleh Wapres Jusuf Kalla pada tanggal 12 November 2015.

Secara ringkas, program ini mengajak masyarakat ‘menabung’ secara rutin pada rekening efek gang ada pada perusahaan sekuritas. Menabung saga beri tanda kutip karena yang terjadi sebenarnya adalah masyarakat berinvestasi membeli saham yang diperdagangkan di BEI dengan jumlah tertentu secara rutin. Pemodal diharapkan ‘menabung saham ‘ (baca: membeli saham) secara rutin senilai Rp 100.000 per bulan.

Setelah lebih dari setahun, apakah program ini berhasil? Dari tahun ke tahun, dari Direksi BEI yang satu ke Direksi BEI yang lain, pasar modal, kerap gagal menjaring minat investor.

Sejak 1980-an hingga 2015, sebelum program Yuk Nabung Saham diinisiasi, jumlah investor pasar modal tidak pernah bisa melewati 0,2% jumlah penduduk. Jumlah investor pasar modul sebelum ini tidak pernah bisa melewati angka 500.000.

Data yang saya pantau di situs BEI menyebut, jumlah SID di KSEl pada September 2015 hanya sebesar 409,042. Tapi, angka 500.000 investor sudah bisa dilewati pada bulan-bulan pertama program Yuk Nabung Saham diselenggarakan. Pada Maret 2016, jumlah SID di KSEI bahkan sudah melewati angka 600.000 SID. Hingga Februari kemarin, jumlah SID di KSEI sudah mencapai 089.809 SID, mendekati 700.000 SID. Pertumbuhan jumlah investor sebesar 68,6% dalam jangka waktu 1,5 tahun adalah angka yang sangat bagus. Sebuah keberhasilan yang sangat fenomenal!

Kalau mau jujur, saya tadinya adalah haters program Yuk Nabung Saham, Bukan haters dalam artian membenci dan mencoba menghambat, program ini. Akan tetapi, saya termasuk orang yang kurang begitu setuju dengan strategi pengembangan yang ada dalam program Yuk Nabung Saham ini. Jadi lebih sepeili kritikus cerewet.

Ada beberapa hal yang bikin saya enggak sreg. Pertama masalah besaran setoran awal dan investasi rutin Rp 100.000. Satu lot saham terdiri dari 100 saham. Dengan dana sebesar Rp 100.000, berarti saham yang bisa dibeli maksimal saham yang memiliki harga Rp 1.000.

Apakah mudah menemukan saham blue chip dengan harga di bawah Rp 1.000? Tentu tidak. Saham-saham blue chip itu sebagian besar berada di kisaran harga Rp 2.000 hingga Rp 20.000. Kalau saham yang bisa dibeli maksimal harganya hanya Rp 1.000, maka pemodal hanya mendapat saham-saham lapis kedua.

Terlebih lagi, pemodal kita itu biasanya enggak mau beli saham cuma satu lot. Artinya, investor Yuk Nabung Saham bakal mudah terkena jebakan saham gorengan. Iya kalau pas gorengan naik. Kalau gorengan turun? Bisa jadi malah Yuk Nabung Saham mencetak ‘pembenci pasar modal’ karena menjadi korban penggorengan saham.

Kedua, adalah masalah biaya markel info sebesar Rp 33.000 yang dikenakan BEI pada setiap investor pasar modal. Kalau investasi Rp 100.000 ternyata dikenakan biaya market info Rp 33.000, habis dong modalnya?

Ternyata, BEI merespons baik kekhawatiran saya ketika itu. Biaya market info kemudian dihapuskan untuk mereka yang membuka akun melalui pwgram Yuk Nabung Saham, Kondisi pasar juga kemudian cenderung friendly pada saham-saham lapis kedua, terutama saham-saham BUMN lapis kedua.

Harga saham-saham ini pun naik puluhan kali Belum lagi, harga batu bani yang menggeliat di kuartal IV-2016 membuat saham-saham zombie bergerak naik. Hal ini berhasil membuat minat masyarakat berinvestasi jadi semakin besar.

Muncullah banyak kisah sukses dari investor Yuk Nabung Saham. Dari banyak kisah sukses yang saya baca, ada beberapa kesamaan yang saya lihat.

Pertama, mereka berinvestasi pada saham-saham BUMN lapis kedua itu tadi. Kenaikan harga yang tinggi, merupakan sumber dari keuntungan yang signifikan. Kedua, mereka berinvestasi di awal periode Yuk Nabung Saham, yakni November-Maret 2016. Artinya, mereka sukses karena mereka mengenyam periode di mana hanya saham bergerak naik secaw tajam, meski fundamentalnya sebenarnya biasa-biasa saja.

Yang lebih menarik, ada sta-tement mereka berhasil karena mengikuti saran pihak sekuritas, bukan dari prediksi mereka sendiri. Selain itu, mereka ini cenderung menaham posisi ketika kondisinya rugi, dan hanya dijual ketika posisinya untung.

Para pemodal ini seringkali tidak tahu perbedaan antara trading dan investasi. Ketika beli, mereka mengambil posisi trading. Ketika hanya turun, mereka ganti posisi jadi investasi. Dari pengalaman saya, ketidaktahuan atas perbedaan antara trading vs investasi adalah pembunuh terganas yang membuat ribuan pemodal mengalami kerugian besar di Indonesia,

Dari sini, sebenarnya kekhawatiran yang sejak awal saya ungkapkan sebenarnya tetap ada. Saham-saham yang selama ini sumber cuan belakangan pergerakannya berubah menjadi cenderung mendatar atau bahkan turun. Mereka yang bergabung dengan Yuk Nabung Saham di kuartal keempat, belum tentu sama gembiranya dengan mereka yang bergabung di awal Tetap saja, Yuk Nabung Saham adalah sebuah potret keberhasilan strategi penambahan jumlah investor pasar modal. Akan tetapi, usaha mempertahankan pertumbuhan yang tinggi ini, tetap memerlukan kerja keras. Para pemodal masih memerlukan edukasi yang lebih baik agar tidak mudah jadi korban jebakan Batman’ Mereka juga masih butuh perlindungan BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mumpung lagi pemilihan Komisioner OJK, semoga pasar modal bisa mendapat Komisioner baru yang lebih memihak kepada pemodal kecil, buka \n cuma memihak pemodal besar. Happy trading, semoga barakah!
Pertumbuhan investor 68,6% dalam 1,5 tahun adalah angka yang bagus.

Tak Dijerat Dakwaan, WN Korut di Kasus Jong-Nam Akan Dideportasi

dok.chandraekajaya

Pria Korea Utara (Korut) yang ditangkap terkait pembunuhan Kim Jong-Nam dilaporkan akan dideportasi. Pria bernama Ri Jong-Chol yang diduga terlibat pembunuhan Jong-Nam ini, tidak akan dikenai dakwaan pidana. Jong-Chol (47) ditangkap di sebuah apartemen di Kuala Lumpur pada 17 Februari lalu. Dia disebut berprofesi sebagai pakar IT, namun diketahui tidak pernah bekerja dan tidak mengambil gaji dari perusahaan yang tercatat sebagai tempatnya bekerja.

Seperti dilansir media Singapura, Channel News Asia, Kamis (2/3/2017), masa penahanan untuk Jong-Chol, yang telah diperpanjang oleh pengadilan setempat, akan berakhir pada Jumat (3/3) besok.  “Ri diperkirakan akan dideportasi karena Jaksa Agung tidak akan menjeratkan dakwaan pidana terhadapnya,” tutur seorang sumber yang memahami isu ini kepada Channel News Asia. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut mengapa Jong-Chol tidak dijerat dakwaan pidana.

Jong-Chol diyakini berperan sebagai sopir bagi empat pria Korut lainnya, yang kabur pada hari yang sama saat Jong-Nam dibunuh pada 13 Februari lalu. Keempat pria Korut yang kabur itu, diyakini menjadi dalang utama di balik kematian Jong-Nam. Saat ditanya apakah dakwaan pidana akan dijeratkan kepada Jong-Chol, Jaksa Agung Malaysia Mohamed Apandi menjawab: “Akan diputuskan pada Jumat (3/3) saat masa penahanannya habis.”

Wakil Kepala Kepolisian Malaysia, Noor Rashid Ibrahim, menyebut Jong-Chol masuk ke Malaysia pada Agustus 2016 dan bekerja di bagian teknologi informasi perusahaan Tombo Enterprises. Namun Direktur Pelaksana Tombo Enterprises, Chong Ah Kow, mengungkapkan Jong-Chol tidak pernah masuk kantor. Chong mengaku dirinya hanya memfasilitasi visa kerja dengan memberi pernyataan dalam dokumen pendukung untuk Jong-Chol.

Jong-Chol dilaporkan sudah tiga tahun tinggal di Malaysia. Dia tinggal bersama istri dan anaknya di Kuala Lumpur. Dalam kasus ini, Kepolisian Malaysia masih memburu tujuh pria Korut yang diyakini terlibat. Empat pria di antaranya diketahui kabur dari Malaysia via Jakarta-Dubai-Vladivostok, sebelum akhirnya tiba di Pyongyang, Korut pada 17 Februari lalu.

Dua pria Korut lainnya yang tengah diburu, diketahui merupakan seorang diplomat senior Kedutaan Besar Korut di Kuala Lumpur dan seorang staf maskapai nasional Korut, Air Koryo. Kepolisian Malaysia juga dilaporkan sedang mencari seorang wanita Korut bernama So Yong-Ra, yang merupakan kekasih Jong-Nam, untuk dimintai keterangan.

Chandra Ekajaya Monitor Jalan Tol

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya mengatakan bahwa rombongan yang menggunakan sorban putih akan naik ketiga mobil Mercedes Benz yang telah terparkir. Diperkirakan, mereka menuju ke hotel di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan. Jadi segala macam persiapan memang sudah dirancang secara matang. Karena pihak pemerintah tidak ingin mengecewakan rombongan dari Arab Saudi.

Sementara itu, tidak kurang dari 7.054 personel disiapkan untuk mengamankan Raja Salman dan rombongan. Panglima Kogabpam (Pangkogabpam) WIP Letjen TNI Edy Rahmayadi menjelaskan, seluruh personel gabungan sudah bergerak sejak kemarin (28/2). Pengamanan adalah hal yang menjadi perhatian utama. Terlebih beberapa hari kemarin Indonesia dihebohkan dengan aksi teror bom.

Dok.Chandra Ekajaya

“Hari ini (kemarin) sudah di tempat,” ucap Edy usai memimpin Gelar Pasukan Kogabpam WIP di Mabes TNI. Pengusaha Chandra Ekajaya menuturkan bahwa sejumlah lokasi seperti Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Istana Bogor dan hotel tempat menginap raja bersama rombongan sudah dijaga ketat. “Anda macam-macam ditangkap” kata dia tegas.

Edy mengungkapkan, komando yang dia pimpin menyusun tiga lapis pengamanan. Yakni ring satu, dua, dan tiga. “Ring satu melekat kepada tamu VVIP” ujar periwira tinggi TNI yang mejabat sebagai panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) tersebut.

Sementara itu, personel gabungan di ring dua bertugas mengamankan setiap gerakan dari dalam ke luar maupun sebaliknya. Khusus ring tiga, petugas gabungan menjaga bagian terluar. Pengusaha Chandra Ekajaya menerangkan bahwa tim keamanan akan mengidentifikasi setiap orang yang hendak masuk ke wilayah pengamanan di ring dua. Edy memastikan, tidak sembarang orang bisa tembus wilayah pengamanan tersebut. “Nggak bisa masuk kecuali orang-orang tertentu,” jelas dia. Jadi pengamanan sangat ketat, bahkan semut pun mungkin akan ragu untuk masuk.

Chandra Ekajaya Jadi Duta SKK Migas

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya merupakana salah satu karyawan di SKK Migas. Dirinya masuk sebagai karyawan SKK Migas pada akhir tahun 2014. Awal masuk di SKK Migas dirinya merupakan rekomendasi dari paguyuban pertamini Indonesia. Sebelumnya Chandra Ekajaya menjabat sebagai staff ahli paguyuban pertamini Indonesia. Berkat prestasi selama menjabat sebagai staff ahli di paguyuban pertamini Indonesia di rekmondasikan sebagai kasir di SKK Migas.

Baru menjabat 3 tahun belakangan ini, Chandra Ekajaya sudah mendapat berbagai macma penghargaan sebagai karyawan. mulai dari karyawan teladan bulanan hingga saat ini di daulat sebagai salah satu Duta SKK Migas.

Dok.Chandra Ekajaya

Pemilihan Duta SKK Migas dilakukan melalui seleksi yang ketat dan sudah dilakukan pemantauan terhadap kinerja karyawan selama 6 bulan. Chandra Ekajaya sendiri merupakan karyawan teladan jadi tak hayal banyak orang yang sudah meprediksikan bahwa Chandra Ekajaya akan terpilih menjadi Duta SKK Migas.

Chandra Ekajaya di daulat sebagai Duta SKK Migas periode tahun 2017. Pelantikan secara resmi sudah dilakukan pada awal bulan januari di Bandung jawa Barat yang disaksikan secara langsung oleh kepala SKK Migas setelah melakukan seleksi yang ketat dan panjang.

Dok.Chandra Ekajaya

“saya tidak menyangka bisa menjadi duta di SKK Migas, ini adalah apresiasi dan juga tanggung jawab besar buat saya” Ujar Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya sebagai duta memilki misi untuk berperan aktif menjaga hubungan baik dengan masyarakat, rekanan bisnis dan juga pemerintah.  Dengan dipilihnya Chandra Ekajaya sebagai Duta SKK Migas, diharapkan nantinya Chandra Ekajaya mampu semakin meningkatkan kinerja dan citra public SKK Migas lebih baik lagi dan ikut aktif dalam berbagai kegiatan yang sekiranya memang bertujuan untuk kebaikan SKK Migas dan juga Negara Indonesia kedepanya.

Chandra Ekajaya Pantau Proyek Pembangunan Gedung RSUD Kendari

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya selama beberapa bulan belakangan terus memantai rekanan yang mengerjakan proyek pembangunan gedung RSUD Kota Kendari. Menurutnya mereka harus mulai kerja maraton. Pasalnya, khusus ruang VIP dan VVIP ditarget harus tuntas pada awal bulan Mei nanti. Itu artinya, kontraktor hanya memiliki waktu maksimal dua bulan lagi untuk menggenjot pekerjaannya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Kendari, Faisal Alhabsy mengatakan kepada Chandra Ekajaya Pemkot Kendari punya keinginan besar agar dalam momentum perayaan HUT Kota Kendari pada 9 Mei mendatang sekaligus bisa melaunching ruang perawatan modern di rumah sakit daerah itu. “Kita maunya saat HUT kota bisa selesai dan diresmikan,” harapnya, Selasa 14 Februari 2017.

Dok.Chandra Ekajaya

Menurut Chandra Ekajaya, keinginan Pemkot itu sangat realistis. Sebab dari segi pembiayaan pemerintah terus mendukung dan selalu berkoordinasi dengan mitra. Bahkan Bapak Wali Kota, yaitu Ir. H. Asrun sering meninjau lokasi juga. Sejauh ini cukup yakin bisa tuntas,” jelasnya.

Saat ini, progres pekerjaan di lapangan lanjut mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah itu sudah mencapai 70 persen. Berbeda dengan gedung VIP dan VVIP, gedung utama belum ditarget tuntas pada pertengahan tahun ini. “Gedung sentral masih jalan juga, tapi sepertinya belum bisa tuntas bersamaan. Sekarang volume kerjanya masih 50 hingga 60 persen,” terangnya.

Chandra Ekajaya bahkan mengatakan bahwa berapa anggaran yang telah terserap dalam pembangunan gedung tambahan itu, ia mengaku tak ingat dan tidak mampu mengingatnya. Yang jelas, RSUD itu akan terus dilengkapi seiring dengan kebutuhan pelayanan masyarakat. “Kita ikuti perkembangan saja, misalnya sekarang juga lagi bangun UGD baru,” pungkasnya. Semoga pembangunan gedung itu nantinya selesai pada waktunya. Sehingga diresmikan bersamaan dengan HUT Kota.

Chandra Ekajaya Ungkap Bahwa Kerusakan Semakin Parah

Dok.Chandra Ekajaya

Menurut Chandra Ekajaya plengsengan di pesisir pantai jalan raya Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjungbumi jebol. Fasilitas yang digunakan untuk menahan ombak itu rusak akibat terkena abrasi. Kondisinya semakin parah lantaran pemerintah lamban melakukan perbaikan.

Chandra Ekajaya, 35, warga setempat, mengatakan, sebelumnya tangkis laut itu pernah rusak. Namun, tidak segera diperbaiki oleh pemerintah. Akibatnya, kerusakan semakin parah. “Kalau dulu segera diperbaiki, pasti kerusakan tidak sampai seperti itu,” katanya kemarin (16/2).

Dok.Chandra Ekajaya

Agar tidak semakin parah, dia meminta pemerintah segera memperbaikinya. Sebab, jika terus dibiarkan, khawatir tangkis laut akan terus terkikis oleh ombak. Akibatnya, abrasi bisa merembet ke jalan raya. “Kami minta pemerintah tidak menunda-nunda lagi,” harapnya.

Kepala Dinas PU dan Tata Ruang  Chandra Ekajaya mengatakan bahwa tidak mempunyai kewenangan. Perbaikan tangkis laut tersebut merupakan tanggung jawab pemprovatau pusat. “Akan menyalahi aturan jika kami melakukan perbaikan,” terangnya.

Dok.Chandra Ekajaya

Namun, pihaknya berjanji akan segera berkoordinasi dengan Dinas PU Provinsi. Dengan demikian, tangkis laut tersebut bisa segera diperbaiki. “Kami akan tindak lanjuti dan melaporkan kondisi kerusakan kepada pihak pemprof janjinya.

Harapannya kedepan Chandra Ekajaya melihat bahwa harus ada perhatian dari pemerintah agar lebih memperhatikan mengenai kehidupan laut. Kehidupan laut memang harus diperhatikan karena laut Indonesia menyimpan berjuta keindahan dan pesona alam yang lebih menarik dari negara-negara lainnya. Beberapa tahapan untuk membangun pariwisata tersebut adalah dengan menciptakan fasilitas pariwisata yang lebih memadai.

Menteri Chandra Ekajaya Skandal Lampu Tua dan Jin

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Menteri Chandra Ekajaya merupakan seorang menteri yang ada di negeri nan jauh di timur sana. Selain menjadi seorang menteri ternyata Menteri Chandra Ekajaya terkenal sangat cerdik dan pintar. Hal itu yang membuatnya diangkat menjadi seorang menteri oleh pemerintahan setempat. Banyak masalah dan kasus skandal yang bisa ia selesaikan dalam waktu singkat dan tanpa menimbulkan suatu permasalahan yang serius.

Dari banyak kasus skandal yang ia selesaikan ada sebuah skandal unik yang pernah ia alami. Suatu ketika Menteri Chandra Ekajaya yang berjalan di sepanjang pantai, dan ia menemukan sebuah lampu tua. Dia mengambilnya, menggosok dan tentu saja, jin muncul.Jin mengatakan “Aku jin yang paling kuat yang pernah ada. Aku bisa melakukan hal-hal besar dan aku bisa mewujudkan keinginanmu. Tapi hanya satu saja.”

Dok.Chandra Ekajaya

Nah, karena Menteri Chandra Ekajaya adalah individu sangat peduli. Dia mengeluarkan peta wilayah di negerinya dan berkata, “keinginan yang paling saya idamkan adalah saya ingin anda memecahkan konflik di Timur Tengah.” Sang Jin mengusap jenggotnya dan tampak khawatir.”Oh,” katanya, menatap peta. “Itu sangat sulit. Orang-orang telah berjuang selama ribuan tahun. Tidak ada yang bisa datang dengan solusi yang sukses. Aku tidak yakin apakah aku bisa melakukan lebih baik. Kamu mungkin harus membuat keinginan lain.”

Sang Menteri Chandra Ekajayapun pun memahami hal itu dan mengatakan, “Baiklah. Dengar, Dirjen Pajak telah meminta saya untuk merancang ulang formulir 1770 untuk SPT Tahunan PPh Orang Pribadi, sehingga semua orang bisa memahaminya. Dapatkah anda membantu saya dengan itu?” Ada keheningan panjang dan akhirnya jin mengatakan, “Kalau begitu, mari kita lihat peta yang tadi.” Dalam hati Menteri Chandra Ekajaya ia hanya berkata “Ternyata apa yang dibilang bahwa jin dapat mengabulkan semua permintaan itu hanya bohong belaka”.