Yohanes Chandra Ekajaya Mulai dari Remaja Miskin Menjadi Pengusaha Muda Sukses

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya dulunya sama sekali tidak pernah terpikirkan memiliki niatan untuk menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur 30 tahun yang lalu ini, sekarang masuk menjadi salah satu pengusaha muda sukses di Indonesia. Masa remaja mungkin selalu identik dengan kesenangan dan foya-foya, apalagi jika menjadi anak dari orang yang bergelimang harta dan kaya raya. Terkadang mereka tidak mengenal yang namanya kerja keras dan perjuangan, mungkin karena semua kebutuhan serta keinginan yang mereka inginkan selalu tercapai.

Namun mungkin anggapan seperti ini bagi Yohanes Chandra Ekajaya hanyalah mimpi di siang bolong. Yohanes Chandra Ekajaya justru menghabiskan masa remajanya dengan kerja keras bekerja membantu perekonomian keluarga, karena dirinya merupakan anak dari keluarga miskin dan pas-pasan. Namun berkat kerja keras selama itu dirinya sekarang merupakan salah satu pengusaha muda sukses di Indonesia.

“Saya memang bukan anak dari golongan orang-orang kaya dan mapan. Tapi saya tidak akan menyerah dengan keadaan seperti ini, tekad saya terus bekerja keras dan berusaha untuk merubah keadaan kedepanya” ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya mengungkapkan bahwa yang dirinya lakukan semua demi keluarga dan orang tua. Sosok orang tua yang bagi dirinya tak kenal lelah dan pantang menyerah agar anak-anaknya bisa mengenyam pendidikan layak serta menghidupi kehidupan sehari hari membuat dirinya bertekad untuk membahagiakan mereka.

Berawal dari pengalaman hidupnya yang sudah mencoba berbagai macam usaha mulai dari berjualan baju, berjualan makanan bahkan menjadi pelayan café membuat Yohanes Chandra Ekajaya sudah memilki pengalaman dan mengerti seluk beluk dunia bisnis. Bisnis pertamanya adalah makanan Ayam Geprek Mak Nyos. Sekitar 2 tahun Yohanes Chandra Ekajaya mengembangkan bisnis Ayam Geprek nya ini. Mulai dari berbagai macam hambatan dan rintangan sudah dirinya lewati dan jalani. Sampai akhirnya sekarang bisnis Ayam Geprek nya ini berkembang pesat. Yohanes Chandra Ekajaya saat ini Ayam Geprek nya sudah memiliki hampir 40 cabang yang tersebar di seluruh kota di Indonesia. Bahkan setiap bulanya saja dirinya mampu meraup untung lebih dari Rp 40 juta dari bisnis Ayam Gepreknya ini.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Tidak mau cepat berpuas diri, Yohanes Chandra Ekjajaya kemudian kembali membuka bisnis keduanya yaitu bisnis fashion. Potensi pasar ini coba di manfaatkan oleh dirinya, hal ini dilihat dari permintaan pasar yang begitu besar akan pasar fashion di Indonesia. Brand yang dipilih adalah You and Me fashion. You and Me fashion sendiri menjual mulai dari baju, celana, tas, sepatu bahkan sampai accesoris. Target pasarnya pun menyasar laki-laki dan perempuan, hal ini salah satu yang menyebabkan bisnis fashion nya ini berkembang dengan pesat. Saat ini sendiri, bisnis You and Me fashion sudah memiliki outlet si 10 kota besar di Indonesia. Bukan hanya dijual secara offline saja, namun memanfaatkan perkembangan teknologi, Yohanes Chandra Ekajaya mencoba memasarkan produknya melalui media online/sosial media dan juga membuat web store. Pendapatan yang di raup oleh dirinya setiap bulanya dari bisnis ini mencapai Rp 100 juta bahkan terkadang jika ramai bisa lebih.

Bahkan pada tahun 2015 Yohanes Chandra Ekajaya dalam satu tahun bisa meraup untung lebih dari Rp 1 M jika diakumulasikan dari kedua bisnis tersebut. Keuntungan yang sangat fantastis.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Terlebih akhir-akhir ini Yohanes Chandra Ekajaya kembali membuka bisnis barunya yaitu PT Chandra Ekajaya group yang bergerak dalam bidang jasa ekpedisi dan juga property. Bisnisnya ini merupakan bisnis bersama teman-temanya.

Saat ini Yohanes Chandra Ekajaya masuk dalam deretan pengusaha muda sukses Indonesia yang berpengaruh. Hal yang ingin selalu Yohanes Chandra Ekajaya lakukan saat ini dan kedepanya adalah ingin sekali mecetak dan menularkan pengetahuanya akan membangun dan mengembangkan bisnis kepada generasi pebisnis muda Indonesia agar sukses.

Yohanes Chandra Ekajaya Berbagi Tips Membuat Roti Prata Singapore

roti prata kegemaran pengusaha yohanes chandra ekajaya

roti prata enak buatan pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Roti prata adalah salah satu makanan khas Singapore yang mirip dengan roti Maryam. Pada umumnya roti prata disajikan besama dengan kari dan gulai atau susu, Yohnaes Chandra Ekajaya mencicipinya disaat berlibur ke Singapore dengan segelas susu. Roti prata merupakan salah satu sajian disaat sarapan pagi, makan siang maupun disaat makan malam.

Pada kesempatan kali ini Yohanes Chandra Ekajaya akan sedikit berbagi resep bagaimana cara membuat Roti Prata yang lezat dan tentu saja tidak kalah enaknya dengan roti prata yang ktia santap di saat berkunjung ke Singapore, berikut ini bahan-bahan yang dibutuhkan beserta caranya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat roti prata:

  • 500 gram tepung trigu
  • 250 ml susu
  • 40 gram mentega
  • 5 sendok minyak untuk melapisi dan memasak
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh garam
  • Plastik wrap secukupnya

roti prata kegemaran pengusaha yohanes chandra ekajaya

Cara membuat roti prata:

  1. Campurkan air, gula pasir dan garam aduk hingga merata kemudian tambahkan 10 gram mentega, siapkan terigu dalam kom adonan kemudian tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata , uleni hingga adonan kalis.
  2. Bulatkan adonan dan diamkan selama 20 menit, potong dan timbang adonan 50 gram lalu bulatkan lumuri adonan dengan sisa mentega kemudian letakkan diatas loyang tutup dengan plastik wrap.
  3. Ambil satu adonan kemudian pipihkan hingga tipis seperti membuat kulit martabak lalu lipat tepinya kearah tengah lalu panaskan pan dadar dengan nyala api sedang olesi dengan mentega dan masak adonan yang sudah kita pipihkan hingga berwarna kuning kecoklatan
  4. Angkat lalu sajikan roti prata dengan susu hangat.

Cukup simple dan mudah bukan Yohanes Chandra Ekajaya dalam membuat roti prata, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian yang ingin mencicipi roti prata tanpa harus berkunjung ke Singapore.

Yohanes Chandra Ekajaya Membuat Permen Jelly Agar Agar Kenyal

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko mendulang rupiah dari permen jelly

bisnis permen jelly pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya

Banyak orang menyukai permen dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa menyukainya,Yohanes Chandra Ekajaya salah satu orang yang menyukai permen. Berbagai macam rasa dan warna serta bentuk permen cukup menarik dilihat dari tampilannya.

Cukup mudah membuat permen sendiri dirumah, Yohanes  Chandra Ekajaya mengisi waktu senggangnya sering membuat permen dirumah. Pada kesempatan kali ini Yohanes Chandra Ekajaya akan berbagi resep membuat permen jelly agar-agar kenyal, berikut ini bahan-bahan beserta caranya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat permen jelly agar-agar:

  • 2 bungkus agar-agar bubuk.
  • Gula pasir 500 gram.
  • Banila bubuk ½ sendok teh.
  • Air putih bersih 400 ml.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko mendulang rupiah dari permen jelly

Cara membuat permen jelly agar-agar beserta langkahnya:

  1. Aduh semua bahan yang dibutuhkan kedalam panci yang sudah kita sediakan hingga merata dan larut.
  2. Masak semua bahan yang sudah kita campur hingga mendidih sambil diaduk hingga larut merata dengan nyala api sedang.
  3. Setelah matang angkat dan tuang kedalam cetakan yang berbentuk kotak kemudian diamkan bahan didalam cetakan hingga membeku dan menjadi padat.
  4. Apabila sudah meembeku dan padat potong-potong seukuran permen kemudian dijemur kurang lebih selama 1 minggu, permen jelly agar agar kenyal siap untuk dinikmati.

Demikian cara Yohanes Chandra Ekajaya membuat permen jelly agar-agar kenyal, cukup mudah bukan hehehe. Semoga tulisan ini cukup bermanfaat bagi para pembaca sekalian, bagi yang menginginkan berbagai macam warna pada permen dapat dicampur dengan pewarna makanan tanpa perlu mengunakan bahan agar-agar yang bermacam-macam warnanya. Untuk bentuk sesuikan selera masing-masing.

Yohanes Chandra Ekajaya Kulineran Bandeng Juwana Khas Semarang

pengusaha muda yohanes chandra ekajaya cicipi bandeng juwana

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko borong bandeng juwana

Semarang kota yang sangat identik dengan Lawang Sewu nya. Jika belum ke Lawang Sewu belum afdol jalan-jalanya di semarang. Nah tapi jangan salah dulu apa artinya jika mengunjungi suatu daerah tanpa menikmati sajian khas daerah tersebut. Yohanes Chandra Ekajaya membawa kita bersama untuk mampir di sebuah tempat oleh-oleh yang sudah sangat terkenal di Semarang, yaitu Bandeng Juwana.

Bandeng juwawan, tentunya menu favorit nya adalah bandeng pastinya, bagi anda yang menyukai sajian olahan bandeng dan sudah bosan dengan bandeng yang  berduri, kali ini tidak perlu khawatir. Olahan bandeng juwana memiliki duri yang sangat empuk dan bisa dimakan.  Olahan dari Bandeng asap, Presto, hanya bisa bertahan selama 2 hati atau 5 hari jika disimpan dalam lemari es. Tapi bandeng olahan  Bandeng Juwana bisa bertahan HINGGA kurang Lebih 3 Bulan,

Untuk oleh-oleh bandeng yang dibawa pulang ada beberapa varian olahan Bandeng yang tersedia. Mulai dari Bandeng Pepes Duri Lunak tahan 24 jam saja, Bandeng Asap Duri Lunak : tahan 2 hari, Bandeng Vacuum : tahan 3 bulan.

pengusaha muda yohanes chandra ekajaya cicipi bandeng juwana

Untuk masalah harga menyesuaikan ketahanan bandeng dan jenisnya. Jadi ikan duri lunak dari Bandeng Juwana ini dijajakan mulai dari harga IDR 90.000,- / kg. Dan setiap kilonya kita bisa memilih mau isi 2,3,4 s.d. 6 ekor sesuai selera dan keinginan.

Untuk menuju lokasi ini cukup mudah ditemukan, karena lokasinya yang strategis,. Toko Bandeng Juwana ini anda bisa kunjungi lokasinya di Jalan Pandanaran No. 57, Semarang. Kalau  dari Simpang Lima Semarang, anda bisa langsung mengambil arah menuju jalan tersebut, tokonya berada di sebelah kiri jalan. Biasanya toko ini sudah melayani pelanggan atau Pengunjung yang datang sekitar Jam 6 Pagi sampai jam 10 malam setiap hari.

Tidak hanya menyajikan oleh-oleh Bandeng Juwana saja, tapi disini juga menyediakan berbagai macam makanan khas semarang seperti lumpia, Tahu Bakso, Mochi, Wingko babat dan masih banyak lagi. Yohanes Chandra Ekajaya membeli beberapa Bandeng Juwana, Lumpia serta Tahu Bakso untuk oleh-oleh nya. “Saya bagikan untuk saudar-saudara serta teman, ada juga teman saya yang memang sengaja titip” ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Berburu Kuliner Pempek Khas Palembang

Yohanes Chandra Ekajaya Belajar Bisnis Pempek

 

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko cicipi pempek palembang enak

Siapa yang tak doyan makanan yang satu ini,pempek namanya. Makanan khas kota Palembang ini memang sudah sangat terkenal di Indonesia maupun mancanegara. Pempek sendiri terbuat dari adonan tepung yang dicampur dengan bumbu resep gilingan ikan.

Informasi yang Yohanes Chandra Ekajaya dapatkan saat mencicipi pempek ini, bahawa gilingan ikan yang digunakan untuk proses pencampuran adonan sendiri berasal dari ikan tenggiri, ikan tenggir dirasa memkiliki ciri khas tekstur dan bau yang khas sehingga cocok menjadi campuran adonan pempek. Tak lengkap menikmati pempek tanpa kuahnya, inilah yang semakin menambah kenikmatan menyantap pempek, kuah kental berpadu dengan rasa cuka menyatu di dalam lidah.

Ketika Yohanes Chandra Ekajaya berada di kota Palembang, tak lupa dia berburu makanan khas ini. Ada beberapa lokasi yang dia datangi untuk mencicipi pempek.

Yohanes Chandra Ekajaya Belajar Bisnis Pempek

Ada 5 lokasi tempat yang menjadi rekomendasi untuk mencicipi pempek di kota Palembang.

Pempek Pak Raden

Nah, ini pempek paling enak di Palembang. Terletak di Jl. Brigjen Dani Effendy (Radial) No 80-82. Selain pempeknya yang enak banget, kamu bisa cobain tekwannya yang sama lezatnya.

Pempek Candy

Bisa dibilang, ini pempek paling terkenal di Kota Palembang! Lokasi pempek Candy yang bisa kamu jangkau dengan mudah terletak di simpang Polda, dekat jembatan layang. Ada beberapa cabang pempek Candy ini antara lain, di Jal Jend Sudirman no 21, Jl Kapt. A Rivai 260 dan Jl. R. Sukamto 53.

Pempek Vico

Pempek Vico terletak di depan PIM (Palembang Indah Mall), Jl. Letkol Iskandar. Rasa pempek ini sangat lezat, apalagi kalau kamu menyukai bumbu pempek yang rasanya pedas, wah, ini cocok sekali! Tambahin ebi dan tutup dengan dessert es kacang.

Pempek Saga

Ini dia pempek yang udah ada sjeak dulu dan menjadi trademark pempek di Palembang. Terletak di Jalan Merdeka, kamu bisa mencicipi pempek panggangnya yang lezat banget. Wah, dijamin nih, kamu bakal suka banget sama pempek satu ini.

Pempek Lincey

Kalau pengen mencari pempek yang baru di Palembang, cobain deh pempek Lince. Berdiri di November 2010, pempek ini nggak pernah sepi. Soalnya, rasa ikan di dalam pempeknya begitu terasa. Kamu bisa coba pempek pipi atau Kulit Crispy.

Nah banyak buka referensi untuk mencicipi Pempek dari Yohanes Chandra Ekajaya, yang pastinya kelima tempat tersebut merupakan tempat yang sangat direkomendasikan. Dari segi rasa pasti bakalan nagih saat mencicipinya.

Yohanes Chandra Ekajaya Berbagi Resep Mebuat Olahan Sambal Goreng Kentang

pengusaha kuliner yohanes chandra ekajaya berbagi resep sambal goreng

sambal goreng J Chandra Ekajaya & J Wijanarko enak

Menu sambal goreng kentang merupakan masakan yang banyak digemarioleh masyarakat Indonesia.. Tak jarang pula menu ini kita sajikan sebagai pelengkap makanan sederhana sehari-hari. Dari berbagai macam-macam sambal goreng, sambal goreng kentang ini cocok disajikan sebagai makanan pelengkap.

Sambal Goreng kentang sendiri selain sebagai menu pendamping sehari-hari, sambal goreng kentang ini juhga sering menjadi menu pendamping dalam acara-acara seperti pernikahan, sunatan atau hajatan lainya. Rasa nya yang pedas manis dan gurih sangat cocok di lidah masyarakat Indonesia. Nah kali ini bagi anda yang baru pertama kali membuat olahan sambal goreng kentang ini, Yohanes Chandra Ekajaya akan berbagi resep untuk membuat nya. Mari kita simak bersama.

Awalnay adalah bahan-bahan disiapkan terlebih dahulu, bahan-bahan yang harus disiapkan.

  • ½ kg kentang, kupas kulitnya lalu potong-potong dadu, cuci dan tiriskan
  • 1 papan petai, buang kulit dan belah dua
  • 2 cm lengkuas, digeprek
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun salam
  • 1 batang serai, digeprek
  • 2 sdm air asam jawa
  • 1 sdm gula merah
  • 200 ml santan
  • minyak goreng secukupnya untuk menggoreng dan menumis

Bahan yang harus dihaluskan terlebih dahulu.

  • 7 buah cabe merah
  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 buah tomat
  • 1 cm jahe
  • 4 butir kemiri
  • ½ sdt garam atau secukupnya
  • ½ sdt kaldu bubuk rasa ayam atau sesuai selera

pengusaha kuliner yohanes chandra ekajaya berbagi resep sambal goreng

Ketika semua bahan sudah disiapkan dan sudah dihaluskan, saatnya masuk ke proses pembuatanya.

  • Panaskan minyak lalu goreng kentang sampai kuning kecokelatan, angkat dan tiriskan.
  • Tumis bawang merah sampai harum, tambahkan irisan cabe merah, dibolak-balik hingga cabe terlihat layu.
  • Masukkan bumbu yang telah dihaluskan tumis sebentar dan masukkan daun salam, lengkuas, daun jeruk dan serai, aduk sebentar hingga harum.
  • Tuangkan santan sedikit dan aduk rata, biarkan sampai santan berkurang dan tampak berminyak, tambahkan lagi sisa santannya, didihkan.
  • Masukkan hati sapi, aduk lagi dan tunggu sebentar lalu tambahkan kentang goreng dengan petai, Cicipi.. Biarkan hingga santan menyusut dan mengeluarkan minyak.. Angkat
  • Sambal goreng kentang kini sudah siap untuk dihidangkan, lebih pas bila ditaburi bawang goreng

Nah mudah dan simple bukan cara membuatnya, bagi yang mau mencoba di rumah pastikan semua bahan dicuci terlebih dahulu agar bersih. Nantikan  Selanjutnya resep makanan Yohanes Chandra Ekajaya, selamat mencoba.