Chandra Ekajaya Bisnis Penggemukan Sapi

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya dua minggu yang lalu dikunjungi oleh menteri kesehatan dari negeri jiran, Malaysia. Maksud dan tujuan kedatangan tamu dari negeri seberang tersebut ialah untuk melihat secara langsung perusahaan penggemukan sapi miliknya. Bagi mereka, teknologi penggemukan sapi merupakan teknologi yang lebih natural tetapi mutakhir.

Sebab, bila harus memilih antara pengubahan struktur DNA atau penggemukan ala Indonesia, maka mereka lebih memilih cara penggemukan. Secara biaya dan kesehatan itu lebih murah dan tidak mempunyai efek samping bagi sapi. Saat kunjungan itu, menteri kesehatan Malaysia mendapatkan pengetahuan dan penjelasan dari Manajer Pusat Cowyu, nama perusahaan penggemukan sapi Chandra Ekajaya tersebut.

Dok.Chandra Ekajaya

Kunjungan tersebut dilatar belakangi oleh kerja sama antara negeri jiran dengan perusahaan Cowyu. Nantinya kerja sama itu akan dibawa lebih spesifik ke sektor peternakan, khususnya sapi. Sehingga nantinya dapat menghasilkan produksi daging merah yang lebih banyak dan berkualitas. Pemilik perusahaan ini pun sangat senang karena mendapat kunjungan secara langsung, sehingga rekanan dan klien dapat membuktikan sendiri kualitas yang dihasilkan.

Industri peternakan di Indonesia sudah disesuaikan dengan konsep adat, yaitu menggunakan pranata mangsa. Sehingga tidak akan berbenturan dengan astronomi, alam, dan budaya Indonesia. Manajer pusat pun berharap semoga nantinya kerja sama ini akan ditindaklanjuti dengan pengembangan infrastruktur di kedua negara.

Kedaulatan pangan adalah visi dan misi perusahaan ini. Sebab sesuai dengan jangka dari para leluhur Nuswantara, dunia akan mengalami krisis pangan yang dahsyat. Karena itu Indonesia sebagai zamrud khatulistiwa akan menjadi mercusuar dunia, terutama di bidang pangan. Karena hanya bangsa dan negara inilah yang mampu menghidupi dunia dengan padi, beras, sayur mayur, lauk pauk, dan segala macam makanannya.

Rahasia Pengusaha Sukses Toko Bangunan Chandra Ekajaya

dok.chandraekajaya

Ini adalah sebuah kisah sukses seorang pemilik toko bahan bangunan yang merupakan salah satu toko yang terbesar yang ada di kota saya, dan tidak lain dia adalah tetangga saya sendiri.  Pesan saya, jangan lihat posisinya atau keadaannya sekarang, tapi lihat kegigihannya dalam berwirausaha. Lihat pengalamannya dan ambil sisi positifnya. Semoga ini bisa menginspirasi dan menggugah semangat anda untuk berwirausaha.

dok.chandraekajaya

Namanya adalah Chandra Ekajaya, dulu dia sempat kuliah di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta. Kuliahnya juga biasa-biasa saja, ya layaknya mahasiswa lainnya kadang bolos kuliah. Setelah lulus kuliah dia pernah menjadi sales alat-alat bangunan. Dia menawarkan dagangannya itu ke toko-toko tanpa kenal lelah dan putus asa. Sebenarnya dia berasal dari keluarga yang berada, ayahnya mempunyai sawah di banyak tempat  yang sangat luas, tidak hanya satu atau dua petak tapi berhektar-hektar. Tapi dia tidak mengandalkan harta ayahnya yang melimpah itu. Dia ingin berhasil dengan usahanya sendiri.

Lama menjadi seorang sales dia bosan dan mulai memikirkan merintis suatu usaha. Akhirnya dia memutuskan untuk membuka toko bahan bangunan. Dia hanya mempunyai modal yang sedikit, dan itu pun bukan dari orang tuanya. Modal itu dari kerja kerasnya menjadi seorang salesman. Karena modalnya kurang  motor kesayangannya pun di jual untuk menambah modal.

Rahasia Pengusaha Sukses Toko Bangunan Chandra Ekajaya. Akhirnya Chandra Ekajaya pun mulai membuka sebuah toko kecil, barang-barang dagangannya masih sedikit karyawannya pun  baru dua orang. Lama-kelamaan tokonya mulai ramai, Chandra Ekajaya pun mulai menambah karyawan dan melengkapi barang dagangannya. Setelah mempunyai cukup pendapatan dia membeli sebuah mobil pick up untuk mengantarkan barang dagangannya. Beberapa bulan kemudian dia membeli mobil pick up lagi karena permintaan konsumen yang semakin banyak. Tahun demi tahun tokonya semakin ramai, kini tokonya menjadi tempat grosir toko-toko material lainnya di kota saya.

Beberapa tahun kemudian Chandra Ekajaya menikah dengan seorang wanita yang berprofesi sebagai seorang guru. Melalui pernikahannya itu mereka di karuniai tiga orang anak. Pada tahun 2006 Chandra Ekajaya beserta istrinya menunaikan ibadah haji. Tentunya itu berkat kesuksesan yang diraihnya. Selain menjual bahan bangunan Chandra Ekajaya juga melebarkan sayap usahanya. Tokonya kini juga memproduksi bermacam-macam bahan bangunan seperti paving, batako, dan eternit. Dengan demikian dia menambah jumlah lapangan kerja. Saat ini total karyawan yang dimilikinya berjumlah 25 orang. Dia pun kini mempunyai tiga buah kendaraan pick up dan sebuah truk untuk memenuhi layanan antar barang  kepada para pelanggannya. Tak hanya itu, dia pun sekarang mempunyai dua mobil mewah, tiga dan tiga buah motor.

Belum lama ini tokonya menjadi  distributor semen terbesar salah satu merk semen ternama wilayah Kedu. Itu merupakan suatu pencapaian yang luar biasa, dari sebuah toko kecil kini menjadi toko yang sangat besar dan merajai di kota saya. Begitulah sepenggal kisah sukses dari tetangga saya Chandra Ekajaya. Semoga kisah sukses ini bisa menjadi inspirasi anda untuk berwirausaha.

Program Yuk Nabung Saham

dok.chandraekajaya

Selamat pagi. Tanpa terasa, sudah lebih dari setahun kJ ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar program Yuk Nabung Saham. Dimulai sekitar September 2015, program Yuk Nabung Saham ini berjalan se-cam resmi setelah diluncurkan oleh Wapres Jusuf Kalla pada tanggal 12 November 2015.

Secara ringkas, program ini mengajak masyarakat ‘menabung’ secara rutin pada rekening efek gang ada pada perusahaan sekuritas. Menabung saga beri tanda kutip karena yang terjadi sebenarnya adalah masyarakat berinvestasi membeli saham yang diperdagangkan di BEI dengan jumlah tertentu secara rutin. Pemodal diharapkan ‘menabung saham ‘ (baca: membeli saham) secara rutin senilai Rp 100.000 per bulan.

Setelah lebih dari setahun, apakah program ini berhasil? Dari tahun ke tahun, dari Direksi BEI yang satu ke Direksi BEI yang lain, pasar modal, kerap gagal menjaring minat investor.

Sejak 1980-an hingga 2015, sebelum program Yuk Nabung Saham diinisiasi, jumlah investor pasar modal tidak pernah bisa melewati 0,2% jumlah penduduk. Jumlah investor pasar modul sebelum ini tidak pernah bisa melewati angka 500.000.

Data yang saya pantau di situs BEI menyebut, jumlah SID di KSEl pada September 2015 hanya sebesar 409,042. Tapi, angka 500.000 investor sudah bisa dilewati pada bulan-bulan pertama program Yuk Nabung Saham diselenggarakan. Pada Maret 2016, jumlah SID di KSEI bahkan sudah melewati angka 600.000 SID. Hingga Februari kemarin, jumlah SID di KSEI sudah mencapai 089.809 SID, mendekati 700.000 SID. Pertumbuhan jumlah investor sebesar 68,6% dalam jangka waktu 1,5 tahun adalah angka yang sangat bagus. Sebuah keberhasilan yang sangat fenomenal!

Kalau mau jujur, saya tadinya adalah haters program Yuk Nabung Saham, Bukan haters dalam artian membenci dan mencoba menghambat, program ini. Akan tetapi, saya termasuk orang yang kurang begitu setuju dengan strategi pengembangan yang ada dalam program Yuk Nabung Saham ini. Jadi lebih sepeili kritikus cerewet.

Ada beberapa hal yang bikin saya enggak sreg. Pertama masalah besaran setoran awal dan investasi rutin Rp 100.000. Satu lot saham terdiri dari 100 saham. Dengan dana sebesar Rp 100.000, berarti saham yang bisa dibeli maksimal saham yang memiliki harga Rp 1.000.

Apakah mudah menemukan saham blue chip dengan harga di bawah Rp 1.000? Tentu tidak. Saham-saham blue chip itu sebagian besar berada di kisaran harga Rp 2.000 hingga Rp 20.000. Kalau saham yang bisa dibeli maksimal harganya hanya Rp 1.000, maka pemodal hanya mendapat saham-saham lapis kedua.

Terlebih lagi, pemodal kita itu biasanya enggak mau beli saham cuma satu lot. Artinya, investor Yuk Nabung Saham bakal mudah terkena jebakan saham gorengan. Iya kalau pas gorengan naik. Kalau gorengan turun? Bisa jadi malah Yuk Nabung Saham mencetak ‘pembenci pasar modal’ karena menjadi korban penggorengan saham.

Kedua, adalah masalah biaya markel info sebesar Rp 33.000 yang dikenakan BEI pada setiap investor pasar modal. Kalau investasi Rp 100.000 ternyata dikenakan biaya market info Rp 33.000, habis dong modalnya?

Ternyata, BEI merespons baik kekhawatiran saya ketika itu. Biaya market info kemudian dihapuskan untuk mereka yang membuka akun melalui pwgram Yuk Nabung Saham, Kondisi pasar juga kemudian cenderung friendly pada saham-saham lapis kedua, terutama saham-saham BUMN lapis kedua.

Harga saham-saham ini pun naik puluhan kali Belum lagi, harga batu bani yang menggeliat di kuartal IV-2016 membuat saham-saham zombie bergerak naik. Hal ini berhasil membuat minat masyarakat berinvestasi jadi semakin besar.

Muncullah banyak kisah sukses dari investor Yuk Nabung Saham. Dari banyak kisah sukses yang saya baca, ada beberapa kesamaan yang saya lihat.

Pertama, mereka berinvestasi pada saham-saham BUMN lapis kedua itu tadi. Kenaikan harga yang tinggi, merupakan sumber dari keuntungan yang signifikan. Kedua, mereka berinvestasi di awal periode Yuk Nabung Saham, yakni November-Maret 2016. Artinya, mereka sukses karena mereka mengenyam periode di mana hanya saham bergerak naik secaw tajam, meski fundamentalnya sebenarnya biasa-biasa saja.

Yang lebih menarik, ada sta-tement mereka berhasil karena mengikuti saran pihak sekuritas, bukan dari prediksi mereka sendiri. Selain itu, mereka ini cenderung menaham posisi ketika kondisinya rugi, dan hanya dijual ketika posisinya untung.

Para pemodal ini seringkali tidak tahu perbedaan antara trading dan investasi. Ketika beli, mereka mengambil posisi trading. Ketika hanya turun, mereka ganti posisi jadi investasi. Dari pengalaman saya, ketidaktahuan atas perbedaan antara trading vs investasi adalah pembunuh terganas yang membuat ribuan pemodal mengalami kerugian besar di Indonesia,

Dari sini, sebenarnya kekhawatiran yang sejak awal saya ungkapkan sebenarnya tetap ada. Saham-saham yang selama ini sumber cuan belakangan pergerakannya berubah menjadi cenderung mendatar atau bahkan turun. Mereka yang bergabung dengan Yuk Nabung Saham di kuartal keempat, belum tentu sama gembiranya dengan mereka yang bergabung di awal Tetap saja, Yuk Nabung Saham adalah sebuah potret keberhasilan strategi penambahan jumlah investor pasar modal. Akan tetapi, usaha mempertahankan pertumbuhan yang tinggi ini, tetap memerlukan kerja keras. Para pemodal masih memerlukan edukasi yang lebih baik agar tidak mudah jadi korban jebakan Batman’ Mereka juga masih butuh perlindungan BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mumpung lagi pemilihan Komisioner OJK, semoga pasar modal bisa mendapat Komisioner baru yang lebih memihak kepada pemodal kecil, buka \n cuma memihak pemodal besar. Happy trading, semoga barakah!
Pertumbuhan investor 68,6% dalam 1,5 tahun adalah angka yang bagus.

Yohanes Eka Jaya Chandra Suka Pijat

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Suka pijat  merupakan salah satu usaha yang didirikan oleh Yohanes Eka Jaya Chandra dalam urusan bisnis yang terkait dengan kesehatan. Sebelumnya Yohanes Eka Jaya Chandra memiliki banyak usaha yang bergelut di bidang kuliner dan jasa, kali ini Yohanes Eka Jaya Chandra menggeluti usaha yang terkait dengan bidang kesehatan seperti pijat keluarga suka pijat.

Suka pijat merupakan tempat pijat untuk melepaskan lelah dan bisa membuat badan anda fresh kembali. Ini tentu merupakan sesuatu yang bisa kita lihat bahwa Yohanes Eka Jaya Chandra selalu jeli dalam mencar alternatif usaha. Dia akan membuat banyak usaha yang sekiranya bisa dipecahkan menjadi beberapa macam usaha sehingga satu usaha dengan yang lain akan tetap sama.

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Ada banyak kemungkinan yang terjadi saat seorang membuat usaha baru sehingga perlu adanya sandaran yang kita ketahui bahwa setiap usaha pasti akanada masa untuk naik turunya omset, dan itu yang dihindari oleh Yohanes Eka Jaya Chandra bahwa yang akan dilakukan adalah mengurangi penurunan omset, jadi akan da posisi usaha lain menutup usaha yang sedang menurun sehingga resiko untuk bankrupt sangatlah sedikit.

Suka pijat merupakan nama daripada tempat pijat Yohanes Eka Jaya Chandra yang diusung sejak tahun lalu, dimulai dari pijat pegal sampai pijat kesehatan. Bisnis ini sungguh sangat meyakinkan dengan omset yang lumayan besar ini akan menunjang Yohanes Eka Jaya Chandra dalam mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

Pijat merupakan sebuah kebutuhan terutama saat orang disekitar anda merasa bahwa ia butuh pemijatan yang memuaskan, suka pijat adalah jawaban yang sangat tepat. Suka pijat menjadi alternative yang anda cari. Suka pijat merupakan solusi dari pada Yohanes Eka Jaya Chandra untuk memberikan pelayanan terbaiknya.

Yohanes Eka Jaya Chandra pasti juga akan memberikan pelayanan terbaik untuk orang yang menjadi pelangganya. Suka pijat juga menyediakan pijat panggilan, anda bisa tenang dirumah anda dengan pemijat yang memiliki skil yang dirasa cukup untuk mengobati kelelahan anda.

Chandra Ekajaya Si Barista Peracik Kopi Menjadi Pengusaha Kopi Sukses

Dok.Chandra Ekajaya

Namanya memang tidak asing apalagi saat anda telah berkali – kali mencari pengusaha Chandra Ekajaya anda pasti akan bertemu dengan dia. Barista yang kini menjadi seorang pengusaha kopi. Chandra Ekajaya merupakan orang yang ulet yang jika dilihat daripada kegigihanya dia layak menjadi pengusaha besar.

Awalnya Chandra Ekajaya merupakan seorang barista yang bekerja pada sebuah warung kopi kecil. Warung kopi tersebut merupakan awal tempat belajar Chandra ekajaya meracik kopi yang bagus. Dari mulai kopi tubruk sampai kopi saring. Dari situ beliau mulai dapat membededakan antara mana kopi yang memiliki cita rasa yang tinggi.

Dok.Chandra Ekajaya

Dimulai dari meracik kopi sampai menjadi penikmat dan pecinta kopi. Chandra ekajaya berusaha membuat kedai kopi sendiri yang akhirnya malah menjadi awal titik kenaikan kehidupan. Dalam hal ini Chandra ekajaya memiliki keahlian khusus yaitu dia bisa melihat bisnis yang akan maju dengan pengalamanya dia bisa menggunakan itu.

Chandra ekajaya menjadi seorang pengusaha kopi karena selain ketrampilan membuat kopinya yang sudah mumpuni dia juga bisa melihat prospek usaha kedepan. Ini tentu mrupakan kehebatan yang dimiliki oleh Chandra ekajaya yang merupakan sebuah bakat alamiah.

Dok.Chandra Ekajaya

Bagaimana Chandra ekajaya dapat menjadi pengusaha kopi? Ya tentunya ini juga dilihat dari bagaimana dia menyerap ilmu yang dimiliki oleh bos kedai kopi ditempat Chandra ekajaya bekerja.

Kali ini baru saja awal mungkin selanjutnya Chandra ekajaya akan memiliki kopi yang lebih besar lagi. Chandra ekajaya berkeinginan untuk memiliki kedai yang lebih besar. Tentu dia juga tidak lupa mengajak kawanya untuk bekerja pada Chandra ekajaya.Dia masih berkeinginan untuk mengangkat pegawai dari teman – temanya.

Yohanes Chandra Ekajaya Mulai dari Remaja Miskin Menjadi Pengusaha Muda Sukses

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya dulunya sama sekali tidak pernah terpikirkan memiliki niatan untuk menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur 30 tahun yang lalu ini, sekarang masuk menjadi salah satu pengusaha muda sukses di Indonesia. Masa remaja mungkin selalu identik dengan kesenangan dan foya-foya, apalagi jika menjadi anak dari orang yang bergelimang harta dan kaya raya. Terkadang mereka tidak mengenal yang namanya kerja keras dan perjuangan, mungkin karena semua kebutuhan serta keinginan yang mereka inginkan selalu tercapai.

Namun mungkin anggapan seperti ini bagi Yohanes Chandra Ekajaya hanyalah mimpi di siang bolong. Yohanes Chandra Ekajaya justru menghabiskan masa remajanya dengan kerja keras bekerja membantu perekonomian keluarga, karena dirinya merupakan anak dari keluarga miskin dan pas-pasan. Namun berkat kerja keras selama itu dirinya sekarang merupakan salah satu pengusaha muda sukses di Indonesia.

“Saya memang bukan anak dari golongan orang-orang kaya dan mapan. Tapi saya tidak akan menyerah dengan keadaan seperti ini, tekad saya terus bekerja keras dan berusaha untuk merubah keadaan kedepanya” ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya mengungkapkan bahwa yang dirinya lakukan semua demi keluarga dan orang tua. Sosok orang tua yang bagi dirinya tak kenal lelah dan pantang menyerah agar anak-anaknya bisa mengenyam pendidikan layak serta menghidupi kehidupan sehari hari membuat dirinya bertekad untuk membahagiakan mereka.

Berawal dari pengalaman hidupnya yang sudah mencoba berbagai macam usaha mulai dari berjualan baju, berjualan makanan bahkan menjadi pelayan café membuat Yohanes Chandra Ekajaya sudah memilki pengalaman dan mengerti seluk beluk dunia bisnis. Bisnis pertamanya adalah makanan Ayam Geprek Mak Nyos. Sekitar 2 tahun Yohanes Chandra Ekajaya mengembangkan bisnis Ayam Geprek nya ini. Mulai dari berbagai macam hambatan dan rintangan sudah dirinya lewati dan jalani. Sampai akhirnya sekarang bisnis Ayam Geprek nya ini berkembang pesat. Yohanes Chandra Ekajaya saat ini Ayam Geprek nya sudah memiliki hampir 40 cabang yang tersebar di seluruh kota di Indonesia. Bahkan setiap bulanya saja dirinya mampu meraup untung lebih dari Rp 40 juta dari bisnis Ayam Gepreknya ini.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Tidak mau cepat berpuas diri, Yohanes Chandra Ekjajaya kemudian kembali membuka bisnis keduanya yaitu bisnis fashion. Potensi pasar ini coba di manfaatkan oleh dirinya, hal ini dilihat dari permintaan pasar yang begitu besar akan pasar fashion di Indonesia. Brand yang dipilih adalah You and Me fashion. You and Me fashion sendiri menjual mulai dari baju, celana, tas, sepatu bahkan sampai accesoris. Target pasarnya pun menyasar laki-laki dan perempuan, hal ini salah satu yang menyebabkan bisnis fashion nya ini berkembang dengan pesat. Saat ini sendiri, bisnis You and Me fashion sudah memiliki outlet si 10 kota besar di Indonesia. Bukan hanya dijual secara offline saja, namun memanfaatkan perkembangan teknologi, Yohanes Chandra Ekajaya mencoba memasarkan produknya melalui media online/sosial media dan juga membuat web store. Pendapatan yang di raup oleh dirinya setiap bulanya dari bisnis ini mencapai Rp 100 juta bahkan terkadang jika ramai bisa lebih.

Bahkan pada tahun 2015 Yohanes Chandra Ekajaya dalam satu tahun bisa meraup untung lebih dari Rp 1 M jika diakumulasikan dari kedua bisnis tersebut. Keuntungan yang sangat fantastis.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Terlebih akhir-akhir ini Yohanes Chandra Ekajaya kembali membuka bisnis barunya yaitu PT Chandra Ekajaya group yang bergerak dalam bidang jasa ekpedisi dan juga property. Bisnisnya ini merupakan bisnis bersama teman-temanya.

Saat ini Yohanes Chandra Ekajaya masuk dalam deretan pengusaha muda sukses Indonesia yang berpengaruh. Hal yang ingin selalu Yohanes Chandra Ekajaya lakukan saat ini dan kedepanya adalah ingin sekali mecetak dan menularkan pengetahuanya akan membangun dan mengembangkan bisnis kepada generasi pebisnis muda Indonesia agar sukses.

Yohanes Chandra  Pebisnis Fashion  yang Tahan Banting

Fashion Hantarkan Kesuksesan Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya

Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya Sukses Dibidang Fashion

Setiap menjalani sebuah bisnis tentu terdapat rintangan sebagai bentuk penempaan mental untuk melangkah pada bisnis selanjutnya. Hal tersebut seperti yang dialami oleh pebisnis sukses satu ini. Dialah Yohanes Chandra Eka, pemilik label fashion You And Me. Lahir dan tumbuh dari sebuah keluarga yang berkecukupan, segala kebutuhan dipenuhi oleh ayahnya, bahkan Yohanes Chandra Eka dibelikan mobil saat dirinya masih duduk di bangku SMA. Namun, nasib pun berkata lain, ketika ayahnya yang merupakan seorang pebisnis bangkrut di tahun 2008. Ia pun kemudian tinggal dengan seorang pamannya, seorang pebisnis apel di daerah Malang, Jawa Timur.

Fashion Hantarkan Kesuksesan Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya

Meski Yohanes Chandra Ekajaya hanya mampu menyabet ijazah SMA, hal tersebut dikarenakan ia ingin fokus melakoni kegiatan bisnisnya. Akhirnya, ia pun berjualan aneka makanan ringan yang ia distribusikan lewat beberapa warung-warung, kafe, kantin kampus, dan sebagainya. Namun, usahanya pun berhenti karena ia harus tertipu oleh rekan bisnisnya. Ia pun kemudian berinisiatif untuk membuka sebuah outlet fashion.  Dengan anggaran yang pas-pasan akhirnya ia pun membuka sebuah outlet yang menawarkan aneka jenis sandang dan aksesoris untuk melengkapi kebutuhan para kaum hawa. Nama produknya pun kemudian diberi label You And Me. Beberapa terobosan pun ia lakukan dengan menciptakan beraneka desain berkonsep tradisional. Ia pun juga mengaku bahwa terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas produknya dan tentu saja dengan harga yang terjangkau.

Saat ini Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai pebisnis sukses, dimana saat ini ia memiliki 30 lebih outlet yang tersebar di berbagai daerah.  Ia pun kemudian mendapatkan omzet ratusan juta rupiah dalam sebulan. Namun, naluri bisnisnya pun terus berkembang, dimana Yohanes Chandra Ekajaya merilis beberapa produk yang terus diperbarui per empat bulan sekali. Selain itu, Yohanes Chandra Ekajaya mematenkan label You And Me dengan menggelar stand dan kampanye pemasaran bersama para mitra bisnisnya. Kini, You And Me telah memiliki omzet hingga milliaran rupiah dalam satu semester.

Yohanes Chandra Ekajaya Andalkan Promosi Mulut ke Mulut

pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya sukses usaha catering

Usaha Catering J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Katering merupakan salah satu usaha yang tak pernah ada matinya, karena makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok. Selama orang membutuhkan makan, bisnis katering tak pernah ada matinya. Dari tahun ke tahun usaha Itu bermunculan bak jamur dl musim hujan. Semakin meningkat taraf hidup seseorang. maunya semakin praktis, apalagi sekarang Ini orang-orang semakin disibukkan dengan pekerjaan dan bisnis.

Peluang Itulah yang ditangkap oleh Devtna Fltrla dengan nama usahanya Ca-terlng Melati. Ibu satu anak itu sekitar tujuh tahun lalu mengawali usahanya secara kecil-kecilan dl rumah untuk menyalurkan hobinya memasak. Kemudian dipercaya mengelola kantin dl Kantor PLN Wilayah Banjar-baru.

Caterlng Melati yang beralamat dl Jalan Al Jafrl Gang Nurrahman Nomor 69 Kelurahan Kemuning Banjar-baru Selatan semakin berkembang. Selain melayani karyawan PLN. Juga melayani pesanan nasi kotakdan katering bagi instansi pemerintah dan kantoran yang punya acara, baik itu rapat, pertemuan dan lainnya. Begitu Juga dengan masyarakat umum yang punya hajatan.

Salah satu kiatnya agar tetap eksis adalah mempertahankan kualitas rasa dan pelayanan. “Selain Itu Juga melakukan Inovasi menu masakan dan harga yang standar sehingga terjangkau berbagal kalangan.” tandas lstrl Yohanes Chandra Ekajaya.

pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya sukses usaha catering

Setiap harinya rata-rata melayani pesanan 100 nasi kotak dan 250 porsi paket katering harian mulai Senln-Jumat. Harga mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 18.000 per porsi. Menunya setiap hari berbeda.

“Semakin banyak variasi menu yang disediakan semakin tinggi nilai pesanan.” kata Devina. Untuk promosi dari mulut ke mulut. Mungkin karena kualitas rasa banyak yang cocok, pelanggan pun terus bertambah banyak, tandas Yohanes Chandra Ekajaya.

Semakin banyak variasi menu yang disediakan semakin tinggi nilai pesanan,” kata Chandra Ekajaya. Usaha caterlng juga digeluti oleh Novarla Jayawatl. warga Jalan Sutoyo S Gang Kiwi RT 8 Nomor 8 Banjarmsln. Alumni FISIP Unlam Banjarmasin itu sudah puluhan tahun menggeluti usaha Itu. Bermula dari hobi yang suka memasak dan mengisi waktu luang,Ibu tiga anak Itu melayani berbagal pesanan masakan. Harga yang ditawarkan pun bervariasi dengan harga Rp 10.000 – Rp 20.000 per kotak.

“Makin variatif menu makanan yang dipesan semakin tinggi harganya. Bisa Juga menunya menyesuaikan anggaran yang tersedia.” tandas Yohanes Chandra Ekajaya.

Meski sekarang Ini makin banyak usaha katering yang bermunculan, itu bukanlah saingan. Masing-masing punya pelanggan sendiri, yang penting menjaga kualitas rasa.

Yohanes Chandra Ekajaya Mandiri

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko sukses

 

kemandirian pengusaha yohanes chandra ekajaya

Saat ini musisi yang terkenal dengan lagu Patah Hati ini menunjukkan kemandiriannya. Yohanes Chandra Ekajaya adalah seorang musisi yang sangat bertalenta. Di usianya yang ke-23 ini ia bisa mencukupi segala kebutuhan hidupnya sendiri. Hal ini bisa dibuktikan dengan mudah. Kini ia sudah tidak tinggal bersama lagi dengan orang tuanya.

Yohanes Chandra Ekajaya kini lebih memilih untuk tinggal di rumah yang dibelinya sendiri. Saat masih berusia 16 tahun ia sudah bercita-cita untuk mempunyai rumah sendiri. Dari penghasilannya sebagai musisi, ia pun membuka sebuah usaha. Keuntungan yang didapatkan dari usaha tersebut bisa digunakan untuk membeli sebuah rumah. Sehingga jadilah ia membeli rumah dengan uang yang berasal dari darah dan keringatnya sendiri.

Bagi musisis sekaligus pengusaha ini, mandiri itu adalah secara finansial sudah tidak bergantung kepada orang tua. Tetapi Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan bahwa untuk urusan adat, moral, etika, dan sebagainya, anak tetaplah seorang anak. Ia tidak bisa lepas dari bimbingan orang tua.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko sukses

Sebagai seorang musisi tentu saja Yohanes Chandra Ekajaya lebih senang menyendiri. Karena itu sangat merasa nyaman tinggal di rumah barunya. Tetapi ini bukan berarti ia tidak sayang atau pun cinta kepada orang tuanya. Melainkan ingin belajar manajemen dan mengelola keuangan secara mandiri. Sehingga ia pun harus menahan hasrat masa mudanya untuk bersenang-senang.

Kedua orang tua Yohanes Chandra Ekajaya pun mengaku sangat bangga dengan keberhasilan yang diraih olehnya. Mereka bahkan tidak menyangka, karena musisi terkenal ini memang tidak pernah membicarakan bisnis kepada kedua orang tuanya. Tetapi tiba-tiba saja langsung membeli rumah yang mempunyai nilai sebesar 3 miliar rupiah.

Meskipun sudah tinggal di rumah sendiri, Yohanes Chandra Ekajaya tetap menyempatkan waktu untuk berkunjung ke rumah orang tuanya setiap minggu. Jika memang tidak memungkinkan, setidaknya ia akan mengunjungi mereka sekali dalam sebulan. Untuk masalah bisnis pun musisi terkenal ini hendak membuat sebuah record label yang bernama Yorchan label supaya dapat mencari bibit-bibit musisi yang hebat.

Yohanes Chandra Ekajaya Kulineran Bandeng Juwana Khas Semarang

pengusaha muda yohanes chandra ekajaya cicipi bandeng juwana

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko borong bandeng juwana

Semarang kota yang sangat identik dengan Lawang Sewu nya. Jika belum ke Lawang Sewu belum afdol jalan-jalanya di semarang. Nah tapi jangan salah dulu apa artinya jika mengunjungi suatu daerah tanpa menikmati sajian khas daerah tersebut. Yohanes Chandra Ekajaya membawa kita bersama untuk mampir di sebuah tempat oleh-oleh yang sudah sangat terkenal di Semarang, yaitu Bandeng Juwana.

Bandeng juwawan, tentunya menu favorit nya adalah bandeng pastinya, bagi anda yang menyukai sajian olahan bandeng dan sudah bosan dengan bandeng yang  berduri, kali ini tidak perlu khawatir. Olahan bandeng juwana memiliki duri yang sangat empuk dan bisa dimakan.  Olahan dari Bandeng asap, Presto, hanya bisa bertahan selama 2 hati atau 5 hari jika disimpan dalam lemari es. Tapi bandeng olahan  Bandeng Juwana bisa bertahan HINGGA kurang Lebih 3 Bulan,

Untuk oleh-oleh bandeng yang dibawa pulang ada beberapa varian olahan Bandeng yang tersedia. Mulai dari Bandeng Pepes Duri Lunak tahan 24 jam saja, Bandeng Asap Duri Lunak : tahan 2 hari, Bandeng Vacuum : tahan 3 bulan.

pengusaha muda yohanes chandra ekajaya cicipi bandeng juwana

Untuk masalah harga menyesuaikan ketahanan bandeng dan jenisnya. Jadi ikan duri lunak dari Bandeng Juwana ini dijajakan mulai dari harga IDR 90.000,- / kg. Dan setiap kilonya kita bisa memilih mau isi 2,3,4 s.d. 6 ekor sesuai selera dan keinginan.

Untuk menuju lokasi ini cukup mudah ditemukan, karena lokasinya yang strategis,. Toko Bandeng Juwana ini anda bisa kunjungi lokasinya di Jalan Pandanaran No. 57, Semarang. Kalau  dari Simpang Lima Semarang, anda bisa langsung mengambil arah menuju jalan tersebut, tokonya berada di sebelah kiri jalan. Biasanya toko ini sudah melayani pelanggan atau Pengunjung yang datang sekitar Jam 6 Pagi sampai jam 10 malam setiap hari.

Tidak hanya menyajikan oleh-oleh Bandeng Juwana saja, tapi disini juga menyediakan berbagai macam makanan khas semarang seperti lumpia, Tahu Bakso, Mochi, Wingko babat dan masih banyak lagi. Yohanes Chandra Ekajaya membeli beberapa Bandeng Juwana, Lumpia serta Tahu Bakso untuk oleh-oleh nya. “Saya bagikan untuk saudar-saudara serta teman, ada juga teman saya yang memang sengaja titip” ujar Yohanes Chandra Ekajaya.